Arsip Kategori: puisi
Aku Punya Cinta..
Aku punya cinta.
Tidak dua atau tiga,
Satu saja.
Yang berpendar berwarna-warna.
Mendekapku di pagi buta,
Memelukku di malam gulita.
Membuatku selalu merasa bermakna,
Dan menjadi langkahku menapaki dunia.
Aku punya cinta.
Tak semegah istana raja.
Tak sedalam laut samudera.
Tapi hanya untuknya,
yang secerah mentari jingga.
Yang tak pernah ku lupa.
Dia, yang menyentuhkan asmara.
Tanpa perlu bicara kata.
Aku punya cinta.
Kali ini tidak satu, tapi sejuta.
Tenang saja,
Karena semuanya,
Semuanya hanya untuknya.
Mentari jingga bersinar jelita.
Antologi Puisi GreatQo
Huff, gw lagi ditengah-tengah badai UTS.. Jadi pengen posting terus selagi sempet..
Kali ini gw post puisi-puisi gw yang pernah ada di blog lama yang udah di apus..
Enjoy it..
Remuk
hatiku remuk,
seperti naskah puisi yang gagal dan dibuang.
retak,
seperti tanah tandus saat kemarau hinggap.
pecah,
seperti gelas kaca yang lepas dari genggaman.
Aku memeluk paha dan kakiku yang tertekuk,
duduk terpekur seperti pengemis menunggu ajal.
asa bukan lagi putus,
tapi hancur!
tak ada lagi asa.
tidak ada lagi yang ‘kan kucari darimu,
yang meremukkan kertas puisiku,
yang menanduskan tanahku,
yang melepas gelas kacaku.
tidak ada.
aku hanya ingin duduk terpekur,
merasai remah-remah hatiku yang hancur,
sampai aku mendengar langkah-langkah mendekatiku,
entah itu sang jodoh,
atau sang maut.
~~~
Matahari menyapaku lagi,
dan hujan memanggil-manggil cintaku untuk berkecambah.
namun tanah ini sudah kelewat tandus.
Asa entah dimana,
menghilang bersama lenyapnya embun di siang hari.
Namun bila dia kembali bertamu,
aku akan merengkuhkan rembulan ke pelukannya.
Apakah dia melihatku disini?
Berpura-pura hidup padahal mati.
Lalu bila dia tetap pergi dan acuh,
tak satu pun yang bisa membuat asaku lebih runtuh.
Aku tak Percaya Malam Itu..
Aku tak percaya akan adanya hari ini
Dimana aku melenyap tapi tetap ada
ya, aku melenyap
tapi aku ada untuk menulis ini
Malam itu hujan deras, sperti sungai yang berhulu di langit
dan air mata pun berlomba dengan tetesan hujan
tapi aku adalah orang yang bisa mencium bau hujan
Aromanya adalah kesedihan
Bukan, bukan kesedihan. Tetapi kesadaran atas ketersia-siaan
Aku tak percaya akan adanya hari ini
Dimana aku masih bersama homunculusku dengan ceria
Ceria, menatap hari dan menjejak bumi
Tapi, rasa itu masih ada, walau entah kemana
Malam itu segala getir mengaduk duka
Dan kekecewaan pun merembesi dinding-malam
Aku tak habis pikir apa yang terjadi
Yah, tapi biarlah kudaku memacu waktu
Untuk melangkahi kesedihan yang gentayangan seperti hantu
Walau Aku Akan Mati
menjelang sepi nanti,
aku hanya ingin menatap matahari.
semua mimpi yang akan hilang,
segera, segera kubuang.
bila murai berbicara lantang,
aku juga akan berteriak kencang.
menembusi dinding langit,
menantangi takdir sengit.
walau aku akan mati,
jiwaku tak akan pergi.
Duduk
duduk dan duduk,
selalu diam.
lamunan dan khayal berbayang.
tak ku pedulikan lagi kantuk menyerang.
hanya mencoreti dinding di tiap malam
selalu.
selalu setiap engkau menyeru pada hatiku yang rapuh.
selalu setiap dingin malam menjerang hatiku yang rapuh.
menulisi hatiku yang lusuh.
lalu pergi,
seperti angin di siang terik.
aku cuma duduk,
melihati hatiku yang lusuh.
dan melongoki jendela,
waspada bila angin singgah lagi.
dan bersiap memeluknya erat.
Hujan Kali Ini
derasnya hujan kali ini
membawa keriangan
dinginnya terlupakan
telingaku tertutupi riuhnya genting bersahut-sahut
hingga aku tuli akan semua kesedihan
meski demam meradangiku,
kecintaanku pada hujan tak surut
hujan,
jutaan memora besertanya tiap detik
deras,
sederas keceriaanku kini,
menatapi langit berbagi hari
Kangen Dia..
Yang ngenalin aku ama yang namanya cinta
yang ngenalin aku ama yang namanya bahagia
yang bikin aku selalu merasa rindu
walaupun udah lebih dari 9 jam ketemu
kangen..
dia yang jauh di sana..
aku berharap dia masih memimpikan aku datang bersama bintang-bintang, dengan mawar untuknya.
bila ya,
pastilah aku akan berlari kesana,
tak peduli serigala sudah menggila
tak peduli badanku luka-luka.
Menemuinya.
Menyatakan cinta, dan membawakannya setangkai bunga.
Betapa aku kangen dia..
Di tiap malam temaram.
Kelam.
Sepi seperti makam.
Bila kau tidak datang,
Pastilah esok aku tinggal tulang.
Malam sepi,
Bintang tak lagi bernyanyi.
Aku cuma menekuri ujung kaki.
Merasai silet-silet ilusi.
Menyayat-mengiris aku punya hati.
Riang, membuat duka pun menguap lenyap.
Venus menjanjikanku cintamu.
Indah, seperti pelangi yang tersenyum.
Namun. kau terlalujauh untuk dijangkau.
Angkasa luas membentang menyelimutimu.
Hujan menghanyutkanku dalam lamunan.
Airnya yang dingin menusuk tulangku.
Nyala api yang kau bawa, mengusir semua siksa.
Di atas angsana, kita bertemu.
Aku memang mencintaimu.
Yang menerangi siang dan malamku.
Apakah engkau tahu?
Namamu terukir di sini,
Indah, seperti pelangi yang tersenyum.
Tak Akan Ada Lagi Hari Esok untuk Qo dan Qa.
Tadi malem aq resmi ptus m Qa(nama dirahasiakan). Alasannya,yah udah resiko backstreet.
Percayalah,tak kan ada lagi hari esok untuk Qo dan Qa .
Karena tidak ada alasan bagi mereka untuk saling mengakui keberadaan kekasihnya.
Lalu,di saat seperti ini izinkanlah aku bertanya
“Di manakah kau letakkan aku?
Adakah aku seberharga cincin yang melingkar di jarimu?
Ataukah aku senyaman sepatu tua yang di pakai sekali-sekali?
Akankah kau pertahankan aku selayaknya nyawamu sendiri?
Atau namaku hanya akan melintas sekilas di detik-detik terakhirmu?”
Tapi biarlah cintaku mengaburkan egoku.
Percayalah,tak akan ada lagi hari esok untuk Qo dan Qa.
Mungkin hanya untuk kita.
Mungkin…
Hhhhh…………………..yah,cuma lagu Disenchanted dari My Chemical Romance yang menghibur aku…
Free Music Well I was there on the day
they sold the cause for the queen
and when the lights all went out
We watched our lives on the screen
I hate the ending myself but it
started with an alright scene
It was the roar of the crowd that gave me
heartache to sing It was a lie when they smiled
and said you won’t feel a thing and as we ran
from the cops we laughed so hard it would sting
yeah, oh
If I’m so wrong How can you listen all night long
Now will it matter after I’m gone
Because you never learned a goddamned thing
It’s just a sad song, with nothing to say
About a life-long wait for a hospital stay
And if you think that I’m wrong
This never meant nothing to you
I spent my highschool career, spit on and shoved to agree,
So I could watch all my heros, sell a car on TV
Bring out the old guillotine We’ll show them what we all mean
Yeah, oh
If I’m so wrong How can I listen all night long
Now will it matter after I’m gone because you never learned a goddamn thing
You’re just a sad song With nothing to say
about a lifelong wait for a hospital stay
and if you think that I’m wrong
this never meant nothing to you
So go
Go away
Just go
Run away
But where did you run to? Where did you hide?
Go find another way
Price you pay
You’re just a sad song With nothing to say
about a lifelong wait for a hospital stay
and if you think that I’m wrong
this never meant nothing to you
C’mon
You’re just a sad song With nothing to say
about a lifelong wait for a hospital stay
and if you think that I’m wrong
this never meant nothing to ya
At all




